Relawan Dapur MBG Awipari Kecamatan Cibeureum Diduga Tertutup Saat Ditanya Soal Izin Operasional Dapur.

 


‎analisarakyatnews.com

‎Kota.Tasikmalaya.


‎Sikap kurang kooperatif ditunjukkan oleh salah satu relawan dapur MBG (E.N) saat dimintai keterangan oleh awak media terkait kelengkapan dokumen izin operasional. Kejadian tersebut menimbulkan tanda tanya publik mengenai legalitas kegiatan usaha yang dijalankan.


‎Insiden itu terjadi ketika 2 Orang jurnalis mencoba mengonfirmasi perihal perizinan operasional dapur MBG Awipari dibawah naungan Yayasan Nurul Cendekia yang belakangan ini menjadi sorotan. Namun, pegawai yang ditemui di lokasi justru memberikan jawaban yang berbelit-belit dan terkesan menghindari pertanyaan Jurnalis. Rabu 29 April 2026.



‎“Saya kurang tahu soal itu, silakan langsung ke ketua Yayasan saja ( R ),” ujar (E.N) relawan dapur tersebut, sembari terlihat enggan memberikan penjelasan lebih lanjut".


‎Ketika ditanya lebih jauh mengenai keberadaan dokumen izin operasional seperti PBG,SLF, Kajian teknis IPAL, SLHS, HACCP, relawan tersebut (E.N) kembali menghindar dan tidak memberikan keterangan yang jelas. Sikap tersebut memunculkan dugaan bahwa pihak pengelola belum sepenuhnya transparan terhadap informasi publik.


‎Ketika Awak Media mencoba mencari informasi dari warga sekitar, Pihak warga juga mengaku belum mengetahui secara pasti legalitas dapur MBG Awipari tersebut. bahkan warga berharap adanya keterbukaan dari pihak pengelola agar tidak menimbulkan keresahan di masyarakat.


‎“Kalau memang sudah lengkap izinnya, seharusnya tidak perlu ditutup-tutupi,” ujar salah satu warga yang minta identitasnya tidak disebutkan.


‎Hingga berita ini diturunkan, pihak manajemen dapur MBG dan Ketua Yayasan Nurul Cendekia (R) belum memberikan keterangan resmi terkait kelengkapan dokumen izin operasional yang dimaksud.


Awak media masih berupaya melakukan konfirmasi lanjutan guna memperoleh kejelasan informasi dan berencana akan mempertanyakan kejelasan Informasi tersebut ke Pihak Dinas PUTR, Dinas Lingkungan Hidup, dan Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya, karena Pihak dapur diduga tidak transparan secara informasi.


‎Penulis : A.Gandhi, Firman

‎Editor.  : Yadi Supriyadi



Lebih baru Lebih lama