Kapus Cigeureung Jelaskan Pengelolaan Dana BOK, Prioritaskan Kegiatan Preventif dan Promotif

 


‎analisarakyatnews.com

‎Tasikmalaya – Kepala Puskesmas Cigeureung, H. Ajang, memberikan penjelasan terkait mekanisme pengelolaan Dana Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) yang dilaksanakan di lingkungan Puskesmas Cigeureung. Sabtu 13 Juni 2026.

‎Menurut H. Ajang, pengelolaan Dana BOK dilakukan berdasarkan P1 Perencanaa, P2 Pelaksanaan, P3 Pengawasan, dan rencana kegiatan yang telah disusun dan dituangkan dalam Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

‎“Pengelolaan Dana BOK dilaksanakan sesuai rencana kegiatan sebagaimana yang tertuang dalam RKA,” ujar H. Ajang saat memberikan keterangan.

‎Terkait prinsip transparansi dalam penggunaan anggaran, H. Ajang menjelaskan bahwa pagu Dana BOK Puskesmas Cigeureung mencapai lebih dari Rp600 juta. Dari jumlah tersebut, sekitar Rp200 juta dialokasikan untuk kegiatan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) lokal yang pelaksanaannya dilakukan melalui mekanisme swakelola.

‎Ia juga memaparkan sejumlah program yang dibiayai melalui Dana BOK, di antaranya kegiatan manajemen, Pemberian Makanan Tambahan (PMT), insentif Upaya Kesehatan Masyarakat (UKM), pengendalian penyakit (Dalkit), serta kegiatan preventif dan promotif




‎Ketika ditanya mengenai prioritas pelayanan kesehatan dari berbagai kegiatan tersebut, H. Ajang menegaskan bahwa kegiatan preventif dan promotif menjadi fokus utama dalam upaya peningkatan derajat kesehatan masyarakat.

‎“Pelayanan kesehatan yang menjadi prioritas utama adalah kegiatan preventif dan promotif,” katanya.

‎Lebih lanjut, terkait dasar penetapan program dan kegiatan yang dibiayai Dana BOK, H. Ajang menjelaskan bahwa seluruh kegiatan disusun berdasarkan petunjuk teknis yang ditetapkan pemerintah pusat.

‎“Penetapan kegiatan mengikuti petunjuk teknis dari pemerintah pusat,” jelasnya.

‎Dana BOK sendiri merupakan salah satu instrumen pendanaan yang bertujuan mendukung penyelenggaraan pelayanan kesehatan, khususnya kegiatan promotif dan preventif, guna meningkatkan akses serta kualitas layanan kesehatan bagi masyarakat. Dengan adanya pengelolaan yang mengacu pada regulasi dan petunjuk teknis yang berlaku, diharapkan pelaksanaan program kesehatan di tingkat puskesmas dapat berjalan efektif, tepat sasaran, dan memberikan manfaat yang optimal bagi masyarakat.


‎Penulis : A.Moh Miptahul Palah.


Lebih baru Lebih lama