Puskesmas Tamansari Perkuat Layanan Ibu dan Anak serta Pencegahan Penyakit Tidak Menular

 


KOTA TASIKMALAYA — Puskesmas Tamansari Kota Tasikmalaya terus memperkuat pelayanan kesehatan masyarakat melalui sejumlah program promotif dan preventif, khususnya dalam upaya meningkatkan kesehatan ibu dan anak serta pengendalian penyakit tidak menular (PTM). Jum'at 04 September 2026.

‎


‎Kepala Puskesmas Tamansari, dr. Mohamad Ali Sa’ban, mengatakan terdapat dua program yang menjadi perhatian dalam pelayanan kesehatan masyarakat saat ini, yakni program kesehatan ibu dan anak serta program promotif preventif untuk pengendalian penyakit tidak menular.

‎

‎Untuk program kesehatan ibu dan anak, Puskesmas Tamansari memiliki inovasi DEDECEMIL ROTI (Deteksi Dini Ibu Hamil Risiko Tinggi). Program tersebut diarahkan untuk mengoptimalkan pemeriksaan kehamilan atau ANC (Antenatal Care) sesuai standar, sehingga faktor risiko pada ibu hamil dapat diketahui dan ditangani sedini mungkin.

‎

‎“Program kesehatan ibu dan anak ini salah satunya untuk mencegah angka kematian ibu. Melalui DEDECEMIL ROTI, kami mengoptimalkan pemeriksaan kehamilan sesuai standar,” ujar dr. Mohamad Ali Sa’ban.


Menurutnya, saat ini Puskesmas Tamansari memiliki data sekitar 311 ibu hamil. Dari jumlah tersebut, sekitar 40 persen masuk kategori ibu hamil berisiko, dengan berbagai faktor seperti anemia, KEK (Kekurangan Energi Kronis), riwayat hipertensi, maupun kehamilan pada kelompok usia di atas 35 tahun.

‎

‎Untuk memastikan pendampingan berjalan optimal, setiap ibu hamil mendapatkan pendampingan dari tenaga bidan.

‎

‎Selain kesehatan ibu dan anak, Puskesmas Tamansari juga menjalankan program promotif dan preventif dalam pengendalian penyakit tidak menular, khususnya bagi masyarakat yang mengalami hipertensi dan diabetes atau kencing manis.

‎

‎Program tersebut salah satunya dilakukan melalui PROLANIS (Program Pengelolaan Penyakit Kronis). Melalui program ini, masyarakat dengan penyakit kronis didorong untuk lebih sadar terhadap kondisi kesehatannya dan rutin melakukan kontrol setiap bulan.

‎

‎“Tujuannya agar masyarakat penderita hipertensi dan diabetes sadar untuk selalu melakukan kontrol setiap bulan. Mereka juga memiliki hak untuk mendapatkan pemeriksaan laboratorium lengkap setiap enam bulan sekali sesuai ketentuan program,” jelasnya.

‎

‎Pelayanan Bisa Diakses di Dalam dan Luar Gedung

‎

‎dr. Mohamad Ali Sa’ban menjelaskan, berbagai kegiatan pelayanan Puskesmas Tamansari tidak hanya dilakukan di dalam gedung puskesmas, tetapi juga dapat dilaksanakan di luar gedung melalui kegiatan pelayanan kesehatan masyarakat.

‎

‎Masyarakat yang ingin memperoleh pelayanan dapat datang langsung ke Puskesmas Tamansari maupun memanfaatkan pelayanan kesehatan melalui posyandu terdekat.

‎

‎Untuk pelayanan yang termasuk dalam program Puskesmas Tamansari, masyarakat dapat memperoleh layanan secara gratis sesuai ketentuan yang berlaku. Termasuk pemeriksaan USG bagi ibu hamil sesuai dengan ketentuan program dan pelayanan yang tersedia.

‎

‎Dalam mengakses pelayanan, masyarakat Kota Tasikmalaya dapat membawa KTP, sedangkan masyarakat umum Warga Negara Indonesia dapat menggunakan KIS sesuai ketentuan kepesertaan dan pelayanan kesehatan yang berlaku.

‎

‎Imbauan kepada Calon Ibu

‎

‎Kepala Puskesmas Tamansari mengimbau seluruh calon ibu, khususnya ibu hamil, agar tidak ragu memanfaatkan pelayanan kesehatan yang tersedia.

‎

‎Menurutnya, pemeriksaan kehamilan secara rutin menjadi bagian penting dalam mendeteksi berbagai risiko sejak dini sehingga kondisi kesehatan ibu dan bayi dapat terus dipantau oleh tenaga kesehatan.

‎

‎“Kami berharap semua calon ibu bisa mengakses pelayanan Puskesmas Tamansari dan selalu mengikuti anjuran-anjuran tenaga kesehatan agar ibunya sehat dan anaknya juga sehat,” pungkasnya.

‎

‎Melalui berbagai program tersebut, Puskesmas Tamansari berkomitmen untuk terus mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pencegahan penyakit dan pemeriksaan kesehatan secara berkala.

‎

‎Penulis : Ajang Moh Miptahul Palah.

Lebih baru Lebih lama