analisarakyatnews.con
Tasikmalaya – Pihak Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN 3) menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan melalui penguatan program akademik maupun non akademik yang dilaksanakan secara berkelanjutan setiap tahunnya.
Dalam keterangannya, pihak sekolah menyampaikan bahwa program akademik meliputi kegiatan pembelajaran harian, pelaksanaan ujian tengah semester hingga akhir semester yang hasilnya nantinya dilaporkan kepada orang tua murid, Dinas Pendidikan, serta Kementerian Pendidikan. Senin 11 Mei 2026.
Selain itu, sekolah juga terus mengembangkan program non akademik yang mencakup bidang olahraga, seni budaya, hingga kegiatan Pentas Pendidikan Agama Islam (PAI). Dalam pelaksanaannya, pihak sekolah menitikberatkan pada peningkatan manajerial agar seluruh program non akademik dapat berjalan lebih terarah dan maksimal.
“Tujuan utama dari seluruh program tersebut adalah untuk mengejar visi dan misi sekolah, sekaligus meningkatkan capaian target rapor pendidikan sekolah,” ujar pihak sekolah saat diwawancarai.
Terkait sumber pembiayaan program, sekolah menjelaskan bahwa anggaran utama berasal dari dana Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP) yang disesuaikan dengan 12 komponen dalam aplikasi ARKAS.
Namun demikian, apabila terdapat kegiatan yang belum tercantum dalam komponen ARKAS, maka pihak sekolah melakukan musyawarah bersama komite sekolah dan orang tua murid guna mencari solusi pembiayaan secara bersama-sama.
“Jika ada kegiatan di luar komponen ARKAS, maka pembiayaan dicari secara mandiri melalui musyawarah mufakat dengan komite dan orang tua siswa,” jelasnya.
Dalam hal pengawasan pelaksanaan program kerja sekolah, pihak SMPN 3 mengaku terus melakukan koordinasi dengan seluruh pihak terkait, termasuk komite sekolah, agar program dapat berjalan sesuai perencanaan.
Sementara itu, dampak nyata dari program-program yang dijalankan disebut mulai terlihat dari meningkatnya kemampuan dan talenta siswa, baik di bidang akademik maupun non akademik dari tahun ke tahun.
“Yang paling esensial adalah meningkatnya talenta murid, baik akademik maupun non akademik,” tambahnya.
Menanggapi adanya informasi bahwa beberapa program dinilai belum berjalan optimal di lapangan, pihak sekolah menyatakan akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap program tersebut.
“Hal itu menjadi bahan evaluasi bagi kami, sehingga diperlukan perbaikan terutama dari sisi manajerial agar pelaksanaan program bisa lebih optimal,” pungkas pihak sekolah
